LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS KOPERASI CIVITAS AKADEMIKA UNTIRTA (KOCIPTA) TUTUP BUKU TAHUN 2014

18 Feb

I. PENDAHULUAN
Pasal 22 Undang­Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian menyebutkan bahwa Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaaan tertinggi dalam Koperasi. Berikutnya, di Pasal 23 disebutkan bahwa Rapat Anggota berwenang menetapkan: 1) Anggaran Dasar (AD) Koperasi; 2) Kebijakan umum dibidang organisasi, manajemen, dan usaha Koperasi; 3) Pemilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus dan pengawas; 4) Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja Koperasi, serta pengesahan laporan keuangan; 5) pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya; 6) pembagian sisa hasil usaha; 7) penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran Koperasi. Jadi sangat jelas pentingnya peran Rapat Anggota di dalam Koperasi.

Produktifitas koperasi akan sangat ditentukan oleh kualitas Rapat Anggota-nya. Ketentuan dalam UU No. 25 Tahun 1992 itu selaras dengan Anggaran Dasar Kocipta pada Bab V tentang Rapat Anggota. Berdasarkan ketentuan tentang Rapat Anggota itulah Pengurus Kocipta menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-6 Tutup Buku Tahun 2014 dan menyusun laporan pertanggungjawaban ini.

II. ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Pengurus menjalankan organisasi dan manajemen koperasi dengan berpedoman pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Kocipta, dan Ketetapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Tutup Buku Tahun 2013 yang diselenggarakan pada 5 Februari 2014. Pengurus melakukan penyesuain penataan organisasi dan manajemen pasca dibatalkannya UU No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi pada tanggal 28 Mei 2014.

Penyesuaian itu diantaranya pada aspek keanggotaan dan permodalan koperasi. Hal krusial menyangkut tidak bisa diambilnya setoran pokok ketika anggota berhenti, otomatis diubah
kembali pada format simpanan pokok seperti pada UU No.25 Tahun 1992. Terkait dengan pemisahan unit usaha simpan pinjam koperasi (KSP Kocipta Finance), Pengurus melakukan penguatan organisasi melalui RAT Pertama pada tanggal 10 Januari 2015. RAT Pertama KSP Kocipta Finance telah memutuskan pemisahan permodalan dengan Kocipta dan pergantian personalia kepengurusan.

KSP Kocipta Finance bertekad menjadi koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) yang mandiri. Pengurus berupaya melaksanakan prinsip keanggotaan koperasi yang bersifat sukarela dan terbuka (Pasal 5 UU No.25 Tahun 1992). Keanggotaan bersifat sukarela diantaranya tercermin dari cepatnya respon pengurus terhadap ajuan pengunduran diri maupun ajuan masuknya anggota baru.

Pengurus menetapkan pengembalian semua uang simpanan anggota yang berhenti dalam waktu maksimal 3 x 24 jam dari diterimanya surat pengunduran diri. Di tahun 2014 ini Pengurus telah menerima pengunduran diri 11 (sebelas) orang anggota dan mengembalikan uang simpanan sebesar Rp.85.400.000,- (delapan puluh lima juta empat ratus ribu rupiah).

Setelah mencermati dan melakukan evaluasi terhadap perjalanan Kocipta dari tahun 2009 sampai tahun 2014, Pengurus membuat beberapa usulan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan usulan Anggaran Rumah Tangga (ART). Usulan perubahan AD dan ART tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam RAT Ke-6 Tahun 2015. Perubahan Anggaran Dasar ditujukan untuk semakin mengokohkan organisasi Kocipta dan merespon dibatalkannya UU No.17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi. Teknis manajemen keorganisasian dan usaha/bisnis koperasi yang selama ini dikembangkan berusaha didokumentasikan dalam rancangan Anggaran Rumah Tangga. Produk rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut diharapkan menjadi dasar pengembangan Kocipta ke depan.

Pengurus telah melaksanakan pendidikan dan latihan (diklat) anggota untuk pemahaman ideologi koperasi dan penguasaan bidang usaha. Diklat pemahaman ideologi koperasi melalui penyebaran gagasan demokrasi ekonomi dan workshop singkat. Pengurus juga melibatkan beberapa anggota untuk terlibat langsung dalam pengelolaan usaha/bisnis. Diklat tersebut juga salah satu upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan koperasi sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi.

Pelayanan koperasi ke anggota dan masyarakat terkait aktifitas organisasi dan simpan pinjam dioptimalkan melalui personel karyawan yang standby di Gerai Kocipta. Rekrutmen karyawan
diprioritaskan dari alumni Untirta atau masyarakat sekitar.Walaupun demikian, Pengurus masih mengalami kendala dalam mengupayakan kinerja organisasi yang prima. Bongkar pasang karyawan kantor dan manajemen organisasi yang belum mapan terkadang mengakibatkan missing link dalam pelayanan anggota.

Selama Tahun 2014, karyawan Kocipta berjumlah sekitar 26 orang, tersebar di empat minimarket dan satu gerai simpan pinjam. Semua karyawan diwajibkan menandatangani kontrak kerja waktu
tertentu. Pengurus telah berupaya memapankan sistem dan membangun budaya kerja yang produktif di antara para karyawan. Pembinaan mental spiritual dan briefing teknis secara berkala telah dilakukan. Pengendalian karyawan gerai simpan pinjam dan toko dilakukan secara gotong royong oleh pengurus.

Dalam membangun relasi dengan karyawan, Kocipta telah berupaya menjalankan ketentuan di Undang-undang Ketenagakerjaan. Karyawan Kocipta yang memenuhi syarat, telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Para karywan juga mendapatkan tunjangan hari raya, bantuan kecelakaan kerja, libur pekanan, pakaian seragam dan cuti tahunan. Karyawan bekerja dalam kisaran waktu 8 sampai 9 jam tiap hari dan selama 5 sampai 6 hari tiap pekan. Beragam hal tersebut ditujukan agar tidak terlalu sering bongkar pasang personel karyawan.

III. PERKEMBANGAN SELAMA TAHUN 2014

Keanggotaan
Pada tutup buku tahun 2013 jumlah anggota sebanyak 136 orang, yang terdiri: 116 orang dosen, 16 orang karyawan / tenaga kependidikan, 2 orang alumni, dan 2 orang masyarakat sekitar. Sampai tutup buku tahun 2014 ini, anggota bertambah sebanyak 22 (dua puluh dua) orang dan berkurang 11 (sebelas) orang. Penambahan 22 (dua puluh dua) orang anggota baru itu terdiri 20 dosen dan 2 karyawan. Pengurangan 11 (sebelas) orang anggota terdiri dari 8 staf akademik dan 3 dosen. Berkurangnya sebelas anggota tersebut karena pengajuan pengunduran diri.

Jadi total anggota Kocipta sampai tanggal 31 Desember 2014 sebanyak 147 orang. Komposisi anggotanya sebagai berikut: 132 orang dosen, 12 orang staf akademik, 1 orang alumni, dan 2
orang masyarakat sekitar. Dosen yang telah berhenti dari keanggotaan Kocipta di tahun 2014 adalah Adhi Wiraprana, ST., Hamdan Akbar N, M.Si dan Ima Maisaroh, S.Ag.,M.Si. Karyawan / tenaga kependidikan yang telah berhenti dari keanggotaan Kocipta adalah Dra. Komariah, MM.; Dian Kusumawati, SE. M.Si; Nuryanah, S.Sos,.M.Si; Rt. Komariyah,SE; Ruly Widowati; Muhriji, SE; Yulianingsih, SE; dan Hendri Febriyanto, ST.

Pengurus telah mengupayakan peningkatan kualitas kebersamaan di koperasi. Bergabungnya orang dalam komunitas koperasi yang biasanya hanya diawali karena bertemunya kepentingan ekonomi, kami dorong agar meningkat ke arah kesatuan ideologi koperasi. Gagasan ekonomi kerakyatan dan demokrasi ekonomi dalam bingkai tri dharma perguruan tinggi adalah pilar ideologi koperasi kampus. Visi Kocipta sebagai entitas ide, gagasan dan cita-cita senantiasa Pengurus kedepankan dalam berbagai hal. Koperasi adalah kumpulan orang-orang, bukan kumpulan modal (yang biasanya dalam bentuk uang). Uang/modal memang penting, tetapi tidak bermakna apa-apa ketika tidak ada gagasan/visi kerakyatan. Kumpulan visi orang-orang ini bermakna pembesaran peran koperasi disebabkan karena sinergi ide, gagasan dan cita-cita.
Selama bulan Januari 2015 ini, pengurus telah menerima pendaftaran 2 (dua) orang dosen menjadi anggota baru. Berkaitan dengan keanggotaan ini, pengurus memegang teguh prinsip kesukarelaan. Pengurus memberikan pengertian pada calon anggota tentang keanggotaan di Kocipta. Merespon keluhan dari beberapa warga kampus, pengurus memberikan kemudahan pada calon anggota untuk mengangsur setoran pokok maupun sertifikat modal koperasi. Setoran pokok dapat diangsur sebanyak 4 (empat) kali, masing-masing sebesar Rp. 500.000,-.

Pembiayaan (Pinjaman/Kredit) Mitra Bank Syariah Mandiri (BSM)

Selama tahun 2014, Kocipta hanya melakukan proses pembayaran angsuran di BSM. Pencairan pembiayaan telah dilakukan pada periode tahun 2010 sampai 2012. Pada tahun ini ada beberapa anggota yang telah lunas normal ataupun lunas dipercepat. Sampai Desember 2014 hanya 16 anggota yang masih punya angsuran. Berikutnya mayoritas pembiayaan itu akan lunas normal di tahun 2015. Nilai angsuran Kocipta ke BSM tiap bulan berada dalam kisaran Rp.12.115.873,-. Pengurus telah berencana memindahkan sedikit sisa pembiayaan BSM ini ke mitra bank lain, namun para anggota keberatan. Keberatan anggota dikarenakan pihak BSM pada 2014 menerapkan pola pelunasan dipercepat senilai dengan angsuran normal.

Pembiayaan Mitra Bank Victoria Syariah (BViS)
Pada tahun 2014 Kocipta hanya mencairkan sisa plafond tahun lalu sebesar 126 juta ke dua orang anggota. Sampai Desember 2014 ada dua pembiayaan yang telah lunas dan dilunasi percepat, jadi bersisa 30 (tiga puluh) pembiayaan lagi dengan nilai total angsuran ke BViS tiap bulan sebesar Rp.44.936.160,-. Mayoritas anggota mengambil jangka waktu pembiayaan selama 5 tahun. Jadi mayoritas pembiayaan akan lunas normal di tahun 2018.

Pembiayaan Mitra BJB Syariah
Pada tanggal 23 Oktober 2013 Pengurus Kocipta menandatangani akad plafond pembiayaan dengan BJB Syariah Cabang Serang sebesar Rp.6.000.000.000,- (enam milyar rupiah). Plafond pembiayaan tersebut habis terserap persis selama 12 bulan di tahun 2014. Pada tutup buku tahun 2014, nilai utang Kocipta ke BJB Syariah sebesar Rp.11.231.677.195,-, sedangkan piutang dari dana BJB Syariah itu sebesar Rp.11.753.519.244,-. Jadi di tahun 2014, Pengurus telah menggulirkan pembiayaan untuk anggota lewat kemitraan dengan BJB Syariah Serang sebesar 6 (tiga) milyar. Penyaluran pembiayaan tersebut kami dioptimalkan untuk usaha produktif anggota. Pada bulan November 2014 BJB Syariah menyetujui permintaan Pengurus untuk memperpanjang jangka waktu maksimal pembiayaan dari 5 tahun ke 8 tahun. Sampai Desember 2014, ada 106 angsuran yang masih berjalan dengan total nilai tiap bulan berkisar Rp. 241.733.010,-.

Pembiayaan Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS) Kocipta

Fasilitas pembiayaan di UJKS Kocipta dipadukan dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kocipta Finance. Pada periode Januari sampai Agustus, semua pembiayaan dijalankan oleh KSP Kocipta Finance. Selanjutnya pada catur wulan terakhir di 2014 diperankan oleh UJKS Kocipta.

Proses tersebut untuk memastikan tidak terjadi percampuran keuangan secara tidak sehat antara Kocipta dan KSP Kocipta Finance. Bagi hasil UJKS Kocipta sebesar Rp.6.890.415,- diperoleh dari aktifitas pembiayaan periode September sampai Desember. Berdasarkan pengalaman tahun 2014, telah disusun beragam alternatif bentuk pembiayaan dengan pola dan marjin yang lebih
kompetitif. Pembesaran simpanan (funding) harus dilakukan untuk mengimbangi landing (pembiayaan).

Minimarket UNTIRTA-Mart
Minimarket Untirta-mart dan Gerai Simpan Pinjam Kocipta berlokasi di Pusat Inkubasi Bisnis (PINBIS) Masjid Kampus. Berikut ini sekelumit sejarah pendirian PINBIS. Awalnya, Kocipta dipercaya oleh Pengurus masjid kampus untuk membangun dan mengelola PINBIS di atas lahan becek di samping kiri masjid (sebelah tempat wudhu wanita). Padahal waktu itu, Kocipta sedang mengerjakan pendirian Minimarket di Perumahan Persada Banten. Karena mendapatkan kepercayaan, akhirnya Kocipta berkonsentrasi dulu pada pendirian PINBIS dan menunda Minimarket Persada Banten.
Alhamdulillah, bangunan jadi dan diresmikan pada tanggal 30 Desember 2011 ditandai oleh penandatanganan prasasti oleh Rektor Untirta (Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd).

Berdasarkan arahan Rektor, maka PINBIS yang awalnya direncanakan akan digunakan sebagai Pujasera, diubah menjadi Minimarket, dan diberi nama “Untirta-mart”. Setelah Untirta
menerapkan sistem Keuangan BLU (Badan Layanan Umum) dan lahan wakaf masjid yang digunakan sebagai PINBIS telah dimasukkan sebagai asset Untirta ketika proses penegerian, maka Kocipta menandatangani Dokumen Perjanjian Sewa Lahan dengan Wakil Rektor II Untirta. Perjanjian bernomor 0956/UN43/LK/2013 itu terdiri dari 20 (dua puluh) pasal. Diantara isi perjanjian itu adalah Kocipta wajib membayar sewa tanah/lahan sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) setiap tahun.
Rata-rata penjualan di Untirta-mart sebesar Rp.117.092.769,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Juli sebesar Rp.67.522.525,-, dan tertinggi di bulan Oktober sebesar Rp.152.200.700,-. Hal baru yang dilakukan Untirta-mart di tahun 2014 ini diantaranya menjual pop mie dan kopi seduh. Belanja dengan penukaran telkomsel poin juga dilakukan. Namun partisipasi belanja dari anggota sampai saat ini masih stagnan.

Minimarket KOCIPTA-Mart Perumahan Persada Banten
Rata-rata penjualan di Kocipta-mart sebesar Rp.194.943.660,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Juni sebesar Rp.161.543.756,-, dan tertinggi di bulan Desember sebesar Rp.224.979.475,-. Pada bulan Maret sampai Juni terjadi tren penurunan penjualan sampai titik terendah. Penjualan mulai mengalami tren kenaikan pada bulan Juli dan tertinggi di bulan Desember. Tren penurunan penjualan mulai maret disebabkan berdirinya Alfamart yang berlokasi di tengah Perumahan. Setelah empat bulan awal berdiri Alfamart, tren penjualan kembali naik.

Minimarket Kocipta GPA-Mart Dalung dan KOCIPTA-Mart 4 Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Unyur.
Rata-rata penjualan di GPA-Mart sebesar Rp.146.540.430,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Februari sebesar Rp.130.162.075,-, dan tertinggi di bulan Mei sebesar Rp.156.663.300,-. Menilik perjalanan selama tahun 2015 kondisi penjualan di GPA-Mart sudah menunjukkan titik kestabilan. Perlu inovasi baru untuk meningkatkan penjualan pada periode yang akan datang.

Rata-rata penjualan di Kocipta-Mart 4 sebesar Rp.120.396.883,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Januari sebesar Rp.89.397.625,-, dan tertinggi di bulan Desember sebesar Rp.148.776.625,-. Selama 2014 terus terjadi tren peningkatan penjualan. Walaupun demikian, hasil penjualan tersebut belum mencapai target yang diharapkan.

IV. LAPORAN KEUANGAN
Pada tahun 2014 Pengurus membagikan paket ramadhan kepada anggota dengan nilai total sebesar Rp.14.227.775.-. Dalam Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2014, laba bersih sebesar Rp.52.932.841,-. Pada Neraca, tertulis Aset Lancar sebesar Rp.14.921.384.787,- dan Aset Tetap sebesar Rp.1.482.232.916,-. Jadi Total Aset sebesar, Rp.16.403.617.703-. Modal Kocipta sebesar Rp.1.392.916.994,- yang merupakan akumulasi dari setoran pokok, sertifikat modal, modal penyertaan dan simpanan anggota. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan komitmen para anggota untuk membangun usaha bersama. Detil laporan keuangan kami lampirkan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini.

V. PENUTUP
Demikian laporan ini disusun, semoga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan koperasi. Kami sangat mengharapkan partisipasi produktif para anggota dalam rapat anggota tahunan (RAT) ke-6 ini.
Serang, 12 Februari 2015
Pengurus Koperasi Civitas Akademika Untirta (KOCIPTA)
Ketua,               Sekretaris,                Bendahara,
Syihabudin       Abdul Fatah             Najmi Firdaus

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: