LAPORAN PENGAWAS KOPERASI CIVITAS AKADEMIKA UNTIRTA (KOCIPTA) TUTUP BUKU TAHUN 2014

18 Feb

PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji bagi allah tuhan YME yang telah menyatukan kita dalam suatu sarana usaha dalam bentuk koperasi. Kita bersyukur masih dan terus diberikan kesehatan untuk melaksanakan konstitusi UUD 1945 pasal 33 sesuai ajaran islam. Insya allah kita menjadi saksi kebenaran islam dan kebenaran konstitusi bahwa badan usaha bersama atas dasar azas kekeluargaan menjadi soko guru perekonomian nasional. Kebangkitan ekonomi nasional tidak bisa hanya dilihat pada pertumbuhan ekonomi, tetapi lebih dari itu, harus dilihat dari kontribusinya menngkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Bagaimana dengan kiprah kita di Kocipta ?

MANAJEMEN KELEMBAGAAN

Jumlah anggota dari tahun ke tahun terus bertambah, pada tahun 2014 jumlah anggota telah mencapai 147, jumlah ini tersebar ke seluruh fakultas yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan. Kepengurusan Kocipta meliputi Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Sedangkan pengawas melputi, Ketua dan dua orang anggota. Dari segi personalia, pengurus dan pengawas tetap solid, Namun dari segi pencapaian visi dari derap langkah institusi. Kocipta tahun 2014 masih berkutat pada bisnis minimarket dan simpan pinjam bekerjasama dengan bank. Kocipta telah masuk menjadi bagian dari sistem, yakni menjadi keluarga besar civitas akademika UNTIRTA. Tahun 2015 perlu dirancang program yang sinergi antara KOCIPTA – Kampus. Kocipta menyediakan kebutuhan kampus, seperti Ruang pertemuan, ATK dan lain-lain.

KEUANGAN DAN BISNIS KOCIPTA

Yang menggembirakan bagi kita adalah modal KOCIPTA yang bersumber dari anggota telah
mencapai  Rp.1.392.916 yang terdiri dari: Simpanan pokok Rp. 249.000.000, Simpanan wajib (Sertifikat Modal) Rp. 642.741,020, Simpanan sukarela (Modal Penyertaan) Rp. 119.678.636. Selain itu, Kocipta dipercaya oleh bank untuk mengelola pembiayaan dari bank sebesar : BJB Syariah Rp.11,231,677,195. Victoria Syariah Rp.2,057,523,835. BSM Rp.307,344,801

Catatan, pengawas yang harus menjadi perhatian anggota dalam RAT ini,  adalah partisipasi anggota yang masih rendah dari bisnis retail. Koperasi bukan badan usaha pemilik modal!. Koperasi adalah kumpulan orang-orang yang memiliki visi bersama dan berperan aktif dalam memajukan kesejahteraan bersama. Anggota yang tidak siap dengan “mental” koperasi memilih keluar dari anggota.

Kocipta perlu mengembangkan bisnis yang terkait langsung dengan kebutuhan dan kepentingan
dosen dan mahasiswa, seperti buku, jurnal, dan lain-lain. Kita perlu menghidupkan kembali “Kocipta Publishing!”.

PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN
Pengawas telah menyelenggarakan pendidikan koperasi bagi anggota, namun respon anggota
sangat rendah. Pendidikan koperasi penting dilakukan agar penyemaian ideologi dan nilai-nilai
koperasi terinternalisasi pada sanubari seluruh anggota. Anggota perlu memahami bahwa bisnis
koperasi dijalankan oleh anggota dengan modal dari simpanan anggota (modal patungan).Anggota
adalah pemilik sebagai pelanggan Koperasi.

Misi lain yang masih terhambat adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar! Kociptaperlu
memprogramkan “Kampung Koperasi” bekerjasama dengan LPPM-Kokesma menjalankan KKM PPM (KKM – Pembelajaran Pendayagunaan Masyarakat). Koperasi yang beranggotakan kaum terpelajar wajib menjalankan fungsi pendidikan dan mencerahkan rakyat untuk hidup berdaya dan berdaulat!

PENUTUP

Bagaimanapun juga kita patut bersyukur menjadi bagian dari negara dalam mengamalkan
konstitusi UUD ’45.  Kita telah berbuat sesuai kemampuan mengemban misi dan cita-cita Pancasila
yakni mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengakhiri laporan ini, ada
baiknya kita renungkan pepatah orang Jepang “Visi tanpa tindakan adalah impian. Dan tindakan
tanpa visi adalah mimpi buruk. Selamat ber – RAT.

Serang, 12 Februari 2015
Pengawas Koperasi Civitas Akademika Untirta (KOCIPTA)
Fatah Sulaiman, Fadlullah, M. Afifi

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS KOPERASI CIVITAS AKADEMIKA UNTIRTA (KOCIPTA) TUTUP BUKU TAHUN 2014

18 Feb

I. PENDAHULUAN
Pasal 22 Undang­Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian menyebutkan bahwa Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaaan tertinggi dalam Koperasi. Berikutnya, di Pasal 23 disebutkan bahwa Rapat Anggota berwenang menetapkan: 1) Anggaran Dasar (AD) Koperasi; 2) Kebijakan umum dibidang organisasi, manajemen, dan usaha Koperasi; 3) Pemilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus dan pengawas; 4) Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja Koperasi, serta pengesahan laporan keuangan; 5) pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya; 6) pembagian sisa hasil usaha; 7) penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran Koperasi. Jadi sangat jelas pentingnya peran Rapat Anggota di dalam Koperasi.

Produktifitas koperasi akan sangat ditentukan oleh kualitas Rapat Anggota-nya. Ketentuan dalam UU No. 25 Tahun 1992 itu selaras dengan Anggaran Dasar Kocipta pada Bab V tentang Rapat Anggota. Berdasarkan ketentuan tentang Rapat Anggota itulah Pengurus Kocipta menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-6 Tutup Buku Tahun 2014 dan menyusun laporan pertanggungjawaban ini.

II. ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Pengurus menjalankan organisasi dan manajemen koperasi dengan berpedoman pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Kocipta, dan Ketetapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Tutup Buku Tahun 2013 yang diselenggarakan pada 5 Februari 2014. Pengurus melakukan penyesuain penataan organisasi dan manajemen pasca dibatalkannya UU No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi pada tanggal 28 Mei 2014.

Penyesuaian itu diantaranya pada aspek keanggotaan dan permodalan koperasi. Hal krusial menyangkut tidak bisa diambilnya setoran pokok ketika anggota berhenti, otomatis diubah
kembali pada format simpanan pokok seperti pada UU No.25 Tahun 1992. Terkait dengan pemisahan unit usaha simpan pinjam koperasi (KSP Kocipta Finance), Pengurus melakukan penguatan organisasi melalui RAT Pertama pada tanggal 10 Januari 2015. RAT Pertama KSP Kocipta Finance telah memutuskan pemisahan permodalan dengan Kocipta dan pergantian personalia kepengurusan.

KSP Kocipta Finance bertekad menjadi koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) yang mandiri. Pengurus berupaya melaksanakan prinsip keanggotaan koperasi yang bersifat sukarela dan terbuka (Pasal 5 UU No.25 Tahun 1992). Keanggotaan bersifat sukarela diantaranya tercermin dari cepatnya respon pengurus terhadap ajuan pengunduran diri maupun ajuan masuknya anggota baru.

Pengurus menetapkan pengembalian semua uang simpanan anggota yang berhenti dalam waktu maksimal 3 x 24 jam dari diterimanya surat pengunduran diri. Di tahun 2014 ini Pengurus telah menerima pengunduran diri 11 (sebelas) orang anggota dan mengembalikan uang simpanan sebesar Rp.85.400.000,- (delapan puluh lima juta empat ratus ribu rupiah).

Setelah mencermati dan melakukan evaluasi terhadap perjalanan Kocipta dari tahun 2009 sampai tahun 2014, Pengurus membuat beberapa usulan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan usulan Anggaran Rumah Tangga (ART). Usulan perubahan AD dan ART tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam RAT Ke-6 Tahun 2015. Perubahan Anggaran Dasar ditujukan untuk semakin mengokohkan organisasi Kocipta dan merespon dibatalkannya UU No.17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi. Teknis manajemen keorganisasian dan usaha/bisnis koperasi yang selama ini dikembangkan berusaha didokumentasikan dalam rancangan Anggaran Rumah Tangga. Produk rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut diharapkan menjadi dasar pengembangan Kocipta ke depan.

Pengurus telah melaksanakan pendidikan dan latihan (diklat) anggota untuk pemahaman ideologi koperasi dan penguasaan bidang usaha. Diklat pemahaman ideologi koperasi melalui penyebaran gagasan demokrasi ekonomi dan workshop singkat. Pengurus juga melibatkan beberapa anggota untuk terlibat langsung dalam pengelolaan usaha/bisnis. Diklat tersebut juga salah satu upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan koperasi sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi.

Pelayanan koperasi ke anggota dan masyarakat terkait aktifitas organisasi dan simpan pinjam dioptimalkan melalui personel karyawan yang standby di Gerai Kocipta. Rekrutmen karyawan
diprioritaskan dari alumni Untirta atau masyarakat sekitar.Walaupun demikian, Pengurus masih mengalami kendala dalam mengupayakan kinerja organisasi yang prima. Bongkar pasang karyawan kantor dan manajemen organisasi yang belum mapan terkadang mengakibatkan missing link dalam pelayanan anggota.

Selama Tahun 2014, karyawan Kocipta berjumlah sekitar 26 orang, tersebar di empat minimarket dan satu gerai simpan pinjam. Semua karyawan diwajibkan menandatangani kontrak kerja waktu
tertentu. Pengurus telah berupaya memapankan sistem dan membangun budaya kerja yang produktif di antara para karyawan. Pembinaan mental spiritual dan briefing teknis secara berkala telah dilakukan. Pengendalian karyawan gerai simpan pinjam dan toko dilakukan secara gotong royong oleh pengurus.

Dalam membangun relasi dengan karyawan, Kocipta telah berupaya menjalankan ketentuan di Undang-undang Ketenagakerjaan. Karyawan Kocipta yang memenuhi syarat, telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Para karywan juga mendapatkan tunjangan hari raya, bantuan kecelakaan kerja, libur pekanan, pakaian seragam dan cuti tahunan. Karyawan bekerja dalam kisaran waktu 8 sampai 9 jam tiap hari dan selama 5 sampai 6 hari tiap pekan. Beragam hal tersebut ditujukan agar tidak terlalu sering bongkar pasang personel karyawan.

III. PERKEMBANGAN SELAMA TAHUN 2014

Keanggotaan
Pada tutup buku tahun 2013 jumlah anggota sebanyak 136 orang, yang terdiri: 116 orang dosen, 16 orang karyawan / tenaga kependidikan, 2 orang alumni, dan 2 orang masyarakat sekitar. Sampai tutup buku tahun 2014 ini, anggota bertambah sebanyak 22 (dua puluh dua) orang dan berkurang 11 (sebelas) orang. Penambahan 22 (dua puluh dua) orang anggota baru itu terdiri 20 dosen dan 2 karyawan. Pengurangan 11 (sebelas) orang anggota terdiri dari 8 staf akademik dan 3 dosen. Berkurangnya sebelas anggota tersebut karena pengajuan pengunduran diri.

Jadi total anggota Kocipta sampai tanggal 31 Desember 2014 sebanyak 147 orang. Komposisi anggotanya sebagai berikut: 132 orang dosen, 12 orang staf akademik, 1 orang alumni, dan 2
orang masyarakat sekitar. Dosen yang telah berhenti dari keanggotaan Kocipta di tahun 2014 adalah Adhi Wiraprana, ST., Hamdan Akbar N, M.Si dan Ima Maisaroh, S.Ag.,M.Si. Karyawan / tenaga kependidikan yang telah berhenti dari keanggotaan Kocipta adalah Dra. Komariah, MM.; Dian Kusumawati, SE. M.Si; Nuryanah, S.Sos,.M.Si; Rt. Komariyah,SE; Ruly Widowati; Muhriji, SE; Yulianingsih, SE; dan Hendri Febriyanto, ST.

Pengurus telah mengupayakan peningkatan kualitas kebersamaan di koperasi. Bergabungnya orang dalam komunitas koperasi yang biasanya hanya diawali karena bertemunya kepentingan ekonomi, kami dorong agar meningkat ke arah kesatuan ideologi koperasi. Gagasan ekonomi kerakyatan dan demokrasi ekonomi dalam bingkai tri dharma perguruan tinggi adalah pilar ideologi koperasi kampus. Visi Kocipta sebagai entitas ide, gagasan dan cita-cita senantiasa Pengurus kedepankan dalam berbagai hal. Koperasi adalah kumpulan orang-orang, bukan kumpulan modal (yang biasanya dalam bentuk uang). Uang/modal memang penting, tetapi tidak bermakna apa-apa ketika tidak ada gagasan/visi kerakyatan. Kumpulan visi orang-orang ini bermakna pembesaran peran koperasi disebabkan karena sinergi ide, gagasan dan cita-cita.
Selama bulan Januari 2015 ini, pengurus telah menerima pendaftaran 2 (dua) orang dosen menjadi anggota baru. Berkaitan dengan keanggotaan ini, pengurus memegang teguh prinsip kesukarelaan. Pengurus memberikan pengertian pada calon anggota tentang keanggotaan di Kocipta. Merespon keluhan dari beberapa warga kampus, pengurus memberikan kemudahan pada calon anggota untuk mengangsur setoran pokok maupun sertifikat modal koperasi. Setoran pokok dapat diangsur sebanyak 4 (empat) kali, masing-masing sebesar Rp. 500.000,-.

Pembiayaan (Pinjaman/Kredit) Mitra Bank Syariah Mandiri (BSM)

Selama tahun 2014, Kocipta hanya melakukan proses pembayaran angsuran di BSM. Pencairan pembiayaan telah dilakukan pada periode tahun 2010 sampai 2012. Pada tahun ini ada beberapa anggota yang telah lunas normal ataupun lunas dipercepat. Sampai Desember 2014 hanya 16 anggota yang masih punya angsuran. Berikutnya mayoritas pembiayaan itu akan lunas normal di tahun 2015. Nilai angsuran Kocipta ke BSM tiap bulan berada dalam kisaran Rp.12.115.873,-. Pengurus telah berencana memindahkan sedikit sisa pembiayaan BSM ini ke mitra bank lain, namun para anggota keberatan. Keberatan anggota dikarenakan pihak BSM pada 2014 menerapkan pola pelunasan dipercepat senilai dengan angsuran normal.

Pembiayaan Mitra Bank Victoria Syariah (BViS)
Pada tahun 2014 Kocipta hanya mencairkan sisa plafond tahun lalu sebesar 126 juta ke dua orang anggota. Sampai Desember 2014 ada dua pembiayaan yang telah lunas dan dilunasi percepat, jadi bersisa 30 (tiga puluh) pembiayaan lagi dengan nilai total angsuran ke BViS tiap bulan sebesar Rp.44.936.160,-. Mayoritas anggota mengambil jangka waktu pembiayaan selama 5 tahun. Jadi mayoritas pembiayaan akan lunas normal di tahun 2018.

Pembiayaan Mitra BJB Syariah
Pada tanggal 23 Oktober 2013 Pengurus Kocipta menandatangani akad plafond pembiayaan dengan BJB Syariah Cabang Serang sebesar Rp.6.000.000.000,- (enam milyar rupiah). Plafond pembiayaan tersebut habis terserap persis selama 12 bulan di tahun 2014. Pada tutup buku tahun 2014, nilai utang Kocipta ke BJB Syariah sebesar Rp.11.231.677.195,-, sedangkan piutang dari dana BJB Syariah itu sebesar Rp.11.753.519.244,-. Jadi di tahun 2014, Pengurus telah menggulirkan pembiayaan untuk anggota lewat kemitraan dengan BJB Syariah Serang sebesar 6 (tiga) milyar. Penyaluran pembiayaan tersebut kami dioptimalkan untuk usaha produktif anggota. Pada bulan November 2014 BJB Syariah menyetujui permintaan Pengurus untuk memperpanjang jangka waktu maksimal pembiayaan dari 5 tahun ke 8 tahun. Sampai Desember 2014, ada 106 angsuran yang masih berjalan dengan total nilai tiap bulan berkisar Rp. 241.733.010,-.

Pembiayaan Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS) Kocipta

Fasilitas pembiayaan di UJKS Kocipta dipadukan dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kocipta Finance. Pada periode Januari sampai Agustus, semua pembiayaan dijalankan oleh KSP Kocipta Finance. Selanjutnya pada catur wulan terakhir di 2014 diperankan oleh UJKS Kocipta.

Proses tersebut untuk memastikan tidak terjadi percampuran keuangan secara tidak sehat antara Kocipta dan KSP Kocipta Finance. Bagi hasil UJKS Kocipta sebesar Rp.6.890.415,- diperoleh dari aktifitas pembiayaan periode September sampai Desember. Berdasarkan pengalaman tahun 2014, telah disusun beragam alternatif bentuk pembiayaan dengan pola dan marjin yang lebih
kompetitif. Pembesaran simpanan (funding) harus dilakukan untuk mengimbangi landing (pembiayaan).

Minimarket UNTIRTA-Mart
Minimarket Untirta-mart dan Gerai Simpan Pinjam Kocipta berlokasi di Pusat Inkubasi Bisnis (PINBIS) Masjid Kampus. Berikut ini sekelumit sejarah pendirian PINBIS. Awalnya, Kocipta dipercaya oleh Pengurus masjid kampus untuk membangun dan mengelola PINBIS di atas lahan becek di samping kiri masjid (sebelah tempat wudhu wanita). Padahal waktu itu, Kocipta sedang mengerjakan pendirian Minimarket di Perumahan Persada Banten. Karena mendapatkan kepercayaan, akhirnya Kocipta berkonsentrasi dulu pada pendirian PINBIS dan menunda Minimarket Persada Banten.
Alhamdulillah, bangunan jadi dan diresmikan pada tanggal 30 Desember 2011 ditandai oleh penandatanganan prasasti oleh Rektor Untirta (Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd).

Berdasarkan arahan Rektor, maka PINBIS yang awalnya direncanakan akan digunakan sebagai Pujasera, diubah menjadi Minimarket, dan diberi nama “Untirta-mart”. Setelah Untirta
menerapkan sistem Keuangan BLU (Badan Layanan Umum) dan lahan wakaf masjid yang digunakan sebagai PINBIS telah dimasukkan sebagai asset Untirta ketika proses penegerian, maka Kocipta menandatangani Dokumen Perjanjian Sewa Lahan dengan Wakil Rektor II Untirta. Perjanjian bernomor 0956/UN43/LK/2013 itu terdiri dari 20 (dua puluh) pasal. Diantara isi perjanjian itu adalah Kocipta wajib membayar sewa tanah/lahan sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) setiap tahun.
Rata-rata penjualan di Untirta-mart sebesar Rp.117.092.769,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Juli sebesar Rp.67.522.525,-, dan tertinggi di bulan Oktober sebesar Rp.152.200.700,-. Hal baru yang dilakukan Untirta-mart di tahun 2014 ini diantaranya menjual pop mie dan kopi seduh. Belanja dengan penukaran telkomsel poin juga dilakukan. Namun partisipasi belanja dari anggota sampai saat ini masih stagnan.

Minimarket KOCIPTA-Mart Perumahan Persada Banten
Rata-rata penjualan di Kocipta-mart sebesar Rp.194.943.660,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Juni sebesar Rp.161.543.756,-, dan tertinggi di bulan Desember sebesar Rp.224.979.475,-. Pada bulan Maret sampai Juni terjadi tren penurunan penjualan sampai titik terendah. Penjualan mulai mengalami tren kenaikan pada bulan Juli dan tertinggi di bulan Desember. Tren penurunan penjualan mulai maret disebabkan berdirinya Alfamart yang berlokasi di tengah Perumahan. Setelah empat bulan awal berdiri Alfamart, tren penjualan kembali naik.

Minimarket Kocipta GPA-Mart Dalung dan KOCIPTA-Mart 4 Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Unyur.
Rata-rata penjualan di GPA-Mart sebesar Rp.146.540.430,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Februari sebesar Rp.130.162.075,-, dan tertinggi di bulan Mei sebesar Rp.156.663.300,-. Menilik perjalanan selama tahun 2015 kondisi penjualan di GPA-Mart sudah menunjukkan titik kestabilan. Perlu inovasi baru untuk meningkatkan penjualan pada periode yang akan datang.

Rata-rata penjualan di Kocipta-Mart 4 sebesar Rp.120.396.883,-. Penjualan terendah terjadi di bulan Januari sebesar Rp.89.397.625,-, dan tertinggi di bulan Desember sebesar Rp.148.776.625,-. Selama 2014 terus terjadi tren peningkatan penjualan. Walaupun demikian, hasil penjualan tersebut belum mencapai target yang diharapkan.

IV. LAPORAN KEUANGAN
Pada tahun 2014 Pengurus membagikan paket ramadhan kepada anggota dengan nilai total sebesar Rp.14.227.775.-. Dalam Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2014, laba bersih sebesar Rp.52.932.841,-. Pada Neraca, tertulis Aset Lancar sebesar Rp.14.921.384.787,- dan Aset Tetap sebesar Rp.1.482.232.916,-. Jadi Total Aset sebesar, Rp.16.403.617.703-. Modal Kocipta sebesar Rp.1.392.916.994,- yang merupakan akumulasi dari setoran pokok, sertifikat modal, modal penyertaan dan simpanan anggota. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan komitmen para anggota untuk membangun usaha bersama. Detil laporan keuangan kami lampirkan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini.

V. PENUTUP
Demikian laporan ini disusun, semoga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan koperasi. Kami sangat mengharapkan partisipasi produktif para anggota dalam rapat anggota tahunan (RAT) ke-6 ini.
Serang, 12 Februari 2015
Pengurus Koperasi Civitas Akademika Untirta (KOCIPTA)
Ketua,               Sekretaris,                Bendahara,
Syihabudin       Abdul Fatah             Najmi Firdaus

Daftar Anggota Koperasi Kocipta per 31 Desember 2014.

8 Feb

Alumni / Tenaga Kependidikan / Karyawan
1 Ahmad Khoiruddin, SE.
2 Ali Nurudin, S.P.
3 Dadang Saputra, S.Hi.
4 Een Mardiyanti, S.Pd.
5 Fathimatul Mahdiyah, SE
6 Indah Riski, A.Md.
7 Khaerul Kholqi, SP
8 M. Afifi, Drs., MM
9 Selvi Vairuziah, SE
10 Suhaemi, SE
11 Sulastri, SE
12 Sundadari, S.Pd.

Alumni / Masyarakat Sekitar
1 Ifat Syariftiyani, S.Ag., M.Pd.I
2 Istianatul Ulwiyah, S.Ag
3 Rd. Yuliyanti, M.Pd.

Fakultas Teknik
1 A. Ali Alhamidi, Dr., ST., MT.
2 Ade Sri Mariawati, ST., MT.
3 Agus Rochmat, S.Si., M.Farm.
4 Alia Badra Pitaloka, ST., MT.
5 Enden Mina, ST., M.Pd., MT.
6 Evi Febianti, ST., M.Eng.
7 Fatah Sulaiman, H. Dr. MT.
8 Kulsum, ST., MT
9 M. Fakhruriza Pradana, ST., MT
10 Moh. Fawaid, S.Pd.T., MT
11 Nufus Kanani, ST., M.Eng.
12 Romi Wiryadinata, M.Eng
13 Wahyuni Martiningsih, Ir., MT
14 Yayan Hary Yadi, ST., MT.

Fakultas Hukum
1 Aan Asphianto, Dr., S.Si., SH., MH.
2 Agus Prihartono Permana Sidiq, SH., MH.
3 Edi Mulyadi Zafar Shodiq., SH., MH.
4 Lili Suriyanti, SH., MH.
5 Zainudin, SH.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
1 Aan Hendrayana, S.Si., M.Pd.
2 Abdul Fatah, M.Pd.
3 Aceng Hasani, H., Dr., M.Pd.
4 Aisyah Hamidiyah, M.Pd.
5 R. Alpha Amirrachman, S.Pd., M.Phil., Ph.D.
6 Asnawi Syarbini, H., Dr., MPA.
7 Atif Nurlatif, S.Pd., M.Psi
8 Damanhuri, M.Pd
9 Delsa Miranty, M.Pd.
10 Dewi Murni, M.Si
11 Dhafid Wahyu Utomo, S.Pd., MA.
12 Ediwarman, H., Dr., M.Pd.
13 Enggar Utari, Hj., Dr. M.Si
14 Evi Amelia, M.Si
15 Fadlullah, S.Ag., M.Si
16 Fakhrudin, M.Pd.
17 Farid Ibnu Wahid, M.Pd.
18 Hepsi Nindiasari, Dr., M.Pd
19 Iing Dwi Lestari, S.Si, M.Si
20 Irhamni, S.Si., M.SI.
21 Jakaria, S.Ag., MA
22 Khairida Iskandar, S.Si., M.Si.
23 Lukman Nulhakim, M.Pd
24 M. Taufik, S.PdI., M.Pd.
25 Maman Fathurohman, Ph.D
26 Mila Ermila Hendriyani, S.SI, M.Pd
27 Murti Ayu Wijayanti, M.Pd.
28 Najmi Firdaus, M.Si.
29 Nandang Faturohman, H., Drs., M.Pd.
30 Novaliyosi, S.Si., M.Pd
31 Nurul Anriani, S.Si, M.Pd.
32 Ria Sudiana, S.Si., M.Si
33 Rina Yuliana, M.Pd
34 Rita Handayani, M.Pd
35 Rt Dian Rachmawati, S.Si., M.Sc
36 Rukman Abdullah, dr., M.P.D.
37 Sholeh Hidayat, H. Prof. Dr., M.Pd.
38 Siti Aisah, S.Pd. M.Hum
39 Siti Gia Syauqiyah Fitri, S.Si, M.Biotech
40 Siti Khosiah Rochmah, M.Pd.
41 Siti Romlah Noer Hodijah, M.Pd.
42 Sri Widiastuti, SS., M.Pd
43 Sukirwan, M.Pd
44 Sundawati Tisnasari, M.Pd.
45 Suprani, Dr. M.Pd.
46 Suratmi, M.Pd
47 Syamsuri, M.Si
48 Udi Samanhudi, M.Pd.
49 Yani Setiani, M.Si
50 Yayat Ruhiyat, Dr. M.Si
51 Yudi Juniardi, Dr., M.Pd
52 Zerri Rahman, M.Pd.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
1 Abdul Hamid, S.Sos., M.Si.
2 Andin Nesia, S.Ik., M.I.Kom.
3 Arenawati, S.Sos., M.Si.
4 Ari Pandu Witantra, S.Sos. M.Si.
5 Burhanuddin, SE., M.Si.
6 Dirlanudin, Dr., M.Si
7 Idi Dimyati, S.Ikom., M.Ikom.
8 Iman Mukhroman, S.Sos., M.Si.
9 Isti Nursih Wahyuni, S.Ip., M.I.Kom
10 Listyaningsih, S.Sos., M.Si.
11 Maulana Yusuf, S.Ip., M.Si.
12 Nina Yuliana, S.Sos., M.Si.
13 Dipl.Ing (FH) Rangga Galura Gumelar, M.Si.
14 Suwaib Amiruddin, Dr. M.Si

Fakultas Pertanian
1 Achmad Noerkhaerin Putra, S.Pi., M.Si.
2 Adi Susanto, S.Pi., M.Si.
3 Ahmad Bukhari, SP., M,Si.
4 Andree Saylendra, SP., M.Si.
5 Aris Munandar, S.Pi.
6 Asih Mulyaningsih, SP., M.Si.
7 Dewi Hastuti, SP., M.Sc.
8 Dodi Hermawan, S.Pi., M.Si.
9 Imas Rohmawati, SP. M.P.
10 Meutia, Hj. Dr., SE, MP.
11 Mohamad Ana Syabana, S.Si, M.Si
12 Nanah Sujanah, S.Ag., M.Si
13 Nanang Krisdianto, ST., M.Kom.
14 Ratna Fitry Yenny, SP., MP.
15 Rusmana, Dr., Ir., MP.
16 Saifullah, S.Pi., M.Si
17 Sakinah Haryati, M.Si
18 Sri Mulyati, Ir. Hj. MM
19 Sri Ritawati, STP., M.Sc.
20 Suherna, H. Dr., MP.
21 Sulaeni, SP., MP.
22 Weksi Budiadji, S.Si., M.Sc.
23 Yeni Budiawati, SP., M.Si
24 Yudi Lani Aljawas Salampessy, SE., M.Si.
25 Yuhelsa Putra, S.Si., MT.

Fakultas Ekonomi
1 Ana Susi Mulyani, SE., MM.
2 Dadan Ramdhani, Dr., SE., M.Si., A.Kt.
3 Eloh Bahiroh, SE., MM.
4 Enok Nurhayati, SE., M.Si.
5 Ina Indriana, SE., M.Si
6 Ipan Hilmawan, SE., MM.
7 M. Kuswantoro, H., Dr., M.Si
8 Kurniasih Dwi Astuti,SE.Ak., M.Akt.
9 Lia Uzliawati, Hj., SE, M.Si.
10 Lutfi, SE., MM
11 Ma’zumi, M.Ag
12 Mira Maulani Utami, SE., MM
13 Moh. Mukhsin, Dr. SE, MM
14 Mukhtar, SE., M.Si
15 Nurhayati Soleha, SE., M.Si.
16 Roni Budianto, SE., ME., Ak.
17 Seandy Ginanjar, H., SE.,M.Ak.
18 Sriyanto, Drs. H. M.Si.
19 Sugeng Setyadi, SE., M.Si
20 Syihabudin, Drs., M.Si.
21 Tenny Badina, SE.Ak., ME.
22 Wulan Retnowati, SE.Ak., M.Akt.

Workshop Pengelolaan Koperasi

15 Nov

Berikut ini salah satu materi worshop

1. Pengelolaan Kocipta (materi workshop)

Tawaran menjadi anggota KOCIPTA

19 Jun

Manfaat menjadi Anggota KociptaSurat Tawaran Jd Anggota Kocipta

RENCANA KERJA KOPERASI CIVITAS AKADEMIKA UNTIRTA (KOCIPTA) TAHUN 2014

12 Feb

PENDAHULUAN

Selaras dengan UU No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian Pasal 33 bahwa Rapat Anggota memiliki kewenangan antara lain untuk menetapkan kebijakan umum Koperasi; dan menetapkan rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja Koperasi, sebagai bahan evaluasi kinerja pengurus tahun buku 2013 untuk perbaikan dan pengembangan koperasi di tahun 2014 sebagai mana yang dicita-citakan bersama, yakni mengembangkan dan mendayagunakan KOCIPTA sebagai usaha bersama agar terus tumbuh kuat dan mandiri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, maka pengurus menyampaikan Rencana Kerja KOCIPTA untuk tahun buku 2014 sebagai berikut:

  1. Penataan manajemen organisasi

Pengurus KOCIPTA sebagai mana diamanatkan oleh hasil RAT tahun buku 2012 per-18 April 2013 telah berhasil mendirikan unit usaha berbadan hukum yang menitikberatkan pada usaha simpan pinjam, yakni KOCIPTA Finance. Penataan manajemen organisasi beserta kelengkapannya dan pembagian ruang lingkup tugas dan kewenangan yang definitif mutlak diperlukan, dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. KOCIPTA dalam hal ini bertanggung jawab dalam pendayagunaan dan pengembangan unit-unit usaha yang dimiliki secara optimal dan perintisan usaha ekonomi-edukasi, serta pengelolaan dan penyaluran fasilitas pembiayaan kepada anggota yang bersumber dari mitra perbankan yang sudah terjalin selama ini (BSM, BJB Syariah, BNI, BCA, Bank Victoria Syariah, BNI Syariah, dan Bank Mandiri) atau sumber-sumber potensial lainnya.

2.      Akselerasi partisipasi anggota dalam kegiatan koperasi

Salah satu contoh nyata perkembangan yang menggembirakan sebagai tindak lanjut hasil RAT tahun buku 2012 yang lalu di bidang bisnis ritel modern adalah telah berdirinya 4 unit mini market yang tersebar di beberapa lokasi di Kota Serang, yaitu Untirta mart (kampus Untirta Serang), KOCIPTA mart (Komplek Perumahan Persada Banten), GPA mart (Komplek Perumahan Griya Permata Asri), dan KOCIPTA mart 4 (Komplek Perumahan Banten Indah Permai). Dari keempat unit mini market tersebut, KOCIPTA mart 4 telah sepenuhnya menjadi aset milik KOCIPTA, sementara yang lain berstatus sewa bangun. Namun demikian, sampai dengan tulisan ini dibuat, tingkat partisipasi aktif anggota untuk pengembangan usaha ini masih jauh dari yang diharapkan, sebagian besar anggota masih bersikap wait and see untuk tidak dikatakan acuh tak acuh terhadap usaha bersama ini. Karena itu beberapa langkah yang akan dilakukan untuk mengakselerasi partisipasi anggota dalam kegiatan KOCIPTA antara lain:

  1. meningkatkan jumlah dan partisipasi anggota. Di tahun 2014 ditargetkan ada penambahan 25% persen anggota dari yang ada sekarang yaitu 136 orang menjadi 170 orang dari unsur dosen, staf, mahasiswa/alumni, dan masyarakat sekitar. Peningkatan jumlah anggota ini diharapkan pula dapat berdampak pada peningkatan partisipasi anggota di unit-unit usaha yang dimiliki KOCIPTA dan rintisan usaha lainnya yang prospektif berdasarkan analisis dan pertimbangan tertentu. Partisipasi anggota secara langsung dapat dilihat dari keterlibatan anggota dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh KOCIPTA, meningkatnya modal penyertaan anggota, meningkatnya belanja tunai/kredit yang pada akhirnya berdampak pada SHU belanja dan SHU pada akhir tahun pembukuan.
  2. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki secara berkesinambungan melalui pendidikan dan pelatihan baik yang diselenggarakan secara mandiri maupun kerjasama dengan pihak lain bagi para pengurus, pengawas, dan anggota serta karyawan KOCIPTA, supaya masing-masing pihak semakin memahami tugas pokok dan fungsinya dalam koperasi dan lebih merasakan manfaat berkoperasi.
  3. Memberi penghargaan (ANUGERAH KOCIPTA AWARD) tahunan bagi anggota KOCIPTA yang berprestasi dan berpartisipasi aktif secara konsisten serta berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan KOCIPTA dan unit-unit usahanya. Penghargaan tersebut diputuskan melalui tim seleksi dengan memperhatikan keterwakilan unsur pengurus, pengawas, anggota, dan karyawan.
  4. Memberikan layanan pembiayaan (murabahah) untuk kepemilikan kendaraan bermotor bagi anggota.
  5. Mengembangkan usaha perdagangan dan pengadaan alat tulis & kantor (ATK). Mengingat kebutuhan ATK anggota KOCIPTA yang cukup tinggi untuk menunjang aktifitasnya.
  6. Memfasilitasi penerbitan dan distribusi buku teks, monograf, buku ajar, prosiding, pedoman praktikum atau karya tulis lainnya (ber-ISBN) dari anggota atau masyarakat luas melalui unit usaha penerbitan KOCIPTA PUBLISHING.

 

3. Kemitraan, Permodalan, dan Simpan pinjam

Dalam perkembangannya, KOCIPTA senantiasa berupaya untuk menjalin jejaring kemitraan dengan mitra strategis dari dunia perbankan (BSM, BJB Syariah, BNI, BCA, Bank Victoria Syariah, BNI Syariah, dan Bank Mandiri), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Provinsi/Kota/Kabupaten di Banten, koperasi berprestasi di tingkat lokal dan nasional, dan yang masih dalam penjajakan adalah kemitraan dengan dunia industri, mengingat Provinsi Banten merupakan salah satu zona industri utama di Pulau Jawa.

Terkait permodalan, strategi yang telah dan terus diupayakan KOCIPTA dan perlu dioptimalkan dalam menjalankan unit-unit usahanya yaitu:

i.     Swadaya dengan menggalang modal penyertaan dari anggota

ii.     Memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari bank mitra

iii.     Mengajukan permodalan dari pemerintah c.q. Lembaga Penjaminan Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop dan UKM

Salah satu manfaat dari jejaring kemitraan yang telah dibangun oleh KOCIPTA adalah fasilitas pembiayaan sebesar Rp. 6.000.000.000,- dari BJB Syariah yang telah ditandatangani akadnya oleh Pengurus dan diharapkan dapat terserap untuk pembiayaan produktif (diprioritaskan) dan pembiayaan konsumtif bagi anggota KOCIPTA paling lambat Desember 2014.

Berdasarkan hasil evaluasi perjalanan KOCIPTA di tahun buku 2013, pembiayaan dari bank mitra untuk disalurkan kepada anggota KOCIPTA melalui skema pembiayaan produktif (mudharabah/musyarakah) dan atau konsumtif (murabahah) dengan nominal antara 10-250 juta rupiah masih akan dikelola oleh KOCIPTA, sedangkan kegiatan usaha simpan pinjam untuk usaha skala kecil secara teknis didelegasikan kepada KOCIPTA FINANCE. Adapun target usaha simpan pinjam KOCIPTA FINANCE adalah:

  1. Melayani pembiayaan produktif (mudharabah/musyarakah) dan atau konsumtif (murabahah) seluruh warga kampus baik dosen, karyawan, mahasiswa, maupun honorer.
  • Plafond pembiayaan dari modal sendiri kepada anggota ditingkatkan dari maksimal Rp 5 juta menjadi 10 juta dengan margin maksimum 30% pertahun.
  1. Melayani pembiayaan dan pengembangan usaha kecil di lingkungan kampus dan sekitarnya.
  • Plafond pembiayaan dan pengembangan usaha kecil minimal 1 juta dan maksimal 5 juta.
  • Periode pembiayaan antara 6-12 bulan dengan mekanisme pencairan setiap hari kerja dan pembayaran secara harian.
  • Margin yang diberlakukan kepada nasabah antara 30-50% pertahun.

PENUTUP

Demikian RKK ini kami susun, semoga dapat dijadikan titik tolak bagi pengurus, pengawas, dan anggota bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi. Selanjutnya kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan koperasi. Semoga RKK tahun 2014 ini dapat dilaksanakan oleh pengurus dan pengawas dengan baik dan memperoleh hasil optimal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kita bersama.

 Serang, 4 Februari 2014

Pengurus KOCIPTA

Ketua,                           Sekretaris,                           Bendahara,

Syihabudin                 Abdul Fatah                         Najmi Firdaus

 

 

 

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS KOPERASI CIVITAS AKADEMIKA UNTIRTA (KOCIPTA) TAHUN BUKU 2013

11 Feb

I.     PENDAHULUAN

Pasal 32, 33, dan 34 Undang­Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian menyebutkan bahwa Rapat Anggota yang diselenggarakan oleh pengurus, merupakan pemegang kekuasaaan tertinggi dalam Koperasi. Rapat Anggota berwenang menetapkan kebijakan umum koperasi, mengubah Anggaran Dasar (AD), menetapkan rencana kerja atau rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi (RAPBK), meminta keterangan dan mengesahkan pertanggungjawaban Pengawas dan Pengurus dalam pelaksanaan tugas masing-masing, dan menetapkan pembagian Selisih Hasil Usaha (SHU).

Ketentuan dalam UU No. 17 Tahun 2012 itu selaras dengan Anggaran Dasar KOCIPTA pada Bab V tentang Rapat Anggota. Berdasarkan ketentuan tentang Rapat Anggota itulah Pengurus KOCIPTA menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-5 Tutup Buku Tahun 2013 dan menyusun laporan pertanggungjawaban ini.

II.   ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Beragam terobosan dilakukan oleh Pengurus KOCIPTA dalam melaksanakan program kerja di Tahun 2013. Terobosan tersebut tentunya berpegang pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar KOCIPTA, dan Ketetapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-4 Tutup Buku Tahun 2012 yang diselenggarakan pada 30 Januari 2013. Amanat yang tertuang dalam Ketetapan RAT IV dapat dikategorikan dalam dalam dua hal besar, yaitu: 1) Penguatan dan pengembangan usaha; 2) Perubahan struktur kelembagaan dan permodalan koperasi sesuai dengan amanat UU No. 17 Tahun 2012.

Berkaitan dengan penguatan dan pengembangan usaha koperasi, pengurus telah menerbitkan beberapa Surat Keputusan (SK) yang mengatur personalia dan manajemen pengelolaan unit usaha koperasi, yaitu: Pengangkatan karyawan Kocipta, Pengangkatan manager minimarket, dan pengangkatan karyawan minimarket. Penguatan kelembagaan dilakukan melalui perbaikan Standar Operational Prosedur (SOP) kerja karyawan dan penandatangan dokumen kontrak kerja. Selain itu dalam rangka penguatan pelayanan di minimarket, pada tahun 2013 ini pengurus telah melakukan pengadaan generator listrik di semua minimarket. Untuk efektifitas kendali minimarket, dilakukan juga pemasangan kamera CCTV.

Pengangkatan karyawan dari para alumni dan masyarakat sekitar merupakan wujud komitmen pengurus KOCIPTA terhadap visi pemberdayan masyarakat. Para Pengurus senantiasa mendorong semangat kerja dan berwirausaha karyawan. Semua unit bisnis KOCIPTA diskenariokan sebagai tempat berlatih para entrepreneur muda. Jiwa kemandirian, sensitifitas, keuletan dalam berusaha senantiasa digelorakan. Walaupun belum sepenuhnya memenuhi kebijakan Upah Minimum Regional (UMR), tetapi peningkatan pendapatan karyawan selalu dilakukan. Peningkatan pendapatan tersebut mempertimbangkan pendapat kotor dari unit bisnis terkait. Selama tahun 2013 ini, total gaji karyawan sekretariat sebesar Rp.18.025.000,-, Sedangkan total gaji karyawan minimarket Rp. 252.089.500,-. Pengurus KOCIPTA juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan sebesar Rp. 11.671.500,-.

Di tahun 2013 ini, KOCIPTA juga mendapat apresiasi dari Kementerian Koperasi dan UKM melalui dana insentif sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah). Dana tersebut digunakan untuk melaksanakan training motivasi buat semua karyawan yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2013 di Rumah Makan S Rizki Ciceri Serang.

Penguatan usaha minimarket (Untirta-mart dan Kocipta-mart) kami lakukan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun basis konsumen. Sedangkan aspek pengembangan usaha, alhamdulillah, kami berhasil membuka dua minimarket baru yaitu Kocipta GPA-Mart di Perumahan Griya Permata Asri (GPA) Kelurahan Dalung Kota Serang dan Kocipta-Mart 4 di Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Kelurahan Unyur Kota Serang.

Sesuai dengan RAPBK Tahun 2013, direncanakan ada pengadaan lahan dan bangunan, sehingga lokasi minimarket milik sendiri (tidak sewa), alhamdulillah, minimarket Kocipta-Mart 4 di BIP menempati sebidang tanah seluas 216 m2 dan bangunan seluas 193,5 m2  yang sudah menjadi milik KOCIPTA. Total nilai lahan dan bangunan milik KOCIPTA yang berlokasi di Blok A (zona komersil) nomor 4, 5, dan 6 di Perumahan Banten Indah Permai (BIP) tersebut adalah sebesar Rp. 778.800.000,-.

Secara bertahap kami melakukan perubahan struktur permodalan koperasi yaitu: perubahan simpanan pokok menjadi setoran pokok, simpanan wajib dan sukarela menjadi sertifikat modal koperasi (SMK) ataupun modal penyertaan. Alhamdulillah, proses penerbitan piagam setoran pokok dan sertifikat modal koperasi telah selesai dilakukan. Sampai akhir tahun 2013 ini total setoran pokok sebesar Rp. 272,000,000,-. Total sertifikat modal sebesar Rp. 469.000.000,-. Total Sertifikat modal sebesar Rp. 81.400.000,-. Selain itu, tabungan anggota yang belum mencapai nilai 1 lembar sertifikat modal per anggota adalah sebesar Rp. 38.278.636,-

Perubahan struktur kelembagaan unit simpan pinjam melalui pendirian Koperasi Simpan Pinjam “KOCIPTA Finance” telah berhasil kami lakukan. Pada tanggal 18 Maret 2013 telah diterbitkan Akta Pendirian oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) Achmad Jaelani, SH., M.Hum. Selanjutnya Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Serang pada tanggal 18 April 2013 dengan Nomor Badan Hukum: 07/BH/518-BID.KOP/IV/2013. Pada tanggal 29 April 2013, Camat Cipocok Jaya Kota Serang menerbitkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) Nomor 510/039/PMK/2013. Berikutnya pada tanggal 10 Mei 2013, Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang menerbitkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Kecil Nomor: 3007/02209/V/PK/BPTPM/2013. Surat Izin Tempat Usaha  (SITU) Nomor: 503/02209/V/SITU/BPTPM/2013. Koperasi Simpan Pinjam KOCIPTA Finance juga telah terdaftar sebagai wajib pajak, dengan NPWP: 31.732.918.3-401.000.

 

III.   PERKEMBANGAN SELAMA TAHUN 2013

Keanggotaan

Pada tutup buku tahun 2012 jumlah anggota sebanyak 123 orang, yang terdiri 98 orang dosen, 15 orang staf akademik dan 6 orang mahasiswa/alumni dan 4 orang masyarakat sekitar. Sampai tutup buku tahun 2013 ini, anggota bertambah sebanyak 24 (dua puluh empat) orang dan berkurang sebanyak 11 (sebelas) orang. Pengurangan sebanyak 11 (sebelas) orang itu karena ada 1 (satu) mahasiswa yang mengundurkan diri, 1 (satu) orang yang dikeluarkan, 2 (dua) orang meninggal dunia (H. Ja’far Salim dan Nandang), 5 (lima) orang mahasiswa/alumni berpindah ke KSP KOCIPTA Finance (Ihyaudin Rosyadi, Jaenal Arifin, Luthfi Nur’azkiya, Muhamad Ridwan, dan Muhyidin). Selain itu, ada pengurangan anggota karena diputuskan partisipasinya dalam bentuk modal penyertaan sebanyak 2 orang (M. Iqbal Saidi dan Siti Rochani). Jadi total anggota sampai tanggal 31 Desember 2013 sebanyak 136 orang. Komposisi anggotanya sebagai berikut: 116 orang dosen, 16 orang staf akademik, 2 orang alumni, dan 2 orang masyarakat sekitar.

Interaksi antara pengurus dan semua anggota serta antar anggota  KOCIPTA dalam kesatuan gerakan ekonomi kerakyatan senantiasa ditingkatkan. Visi KOCIPTA sebagai entitas ide, gagasan dan cita-cita senantiasa Pengurus kedepankan dalam berbagai hal. Koperasi adalah kumpulan orang-orang, bukan kumpulan modal (yang biasanya dalam bentuk uang). Uang/modal memang penting, tetapi tidak bermakna apa-apa ketika tidak ada gagasan/visi kerakyatan. Kumpulan visi orang-orang ini bermakna pembesaran peran koperasi disebabkan karena sinergi ide, gagasan dan cita-cita. Salah satu media silaturahmi, untuk mengakselerasi sinergi, pengurus membagikan secuil paket lebaran idul fitri kepada anggota dengan nilai total sebesar Rp. 12.027.700.-.

Selama bulan Januari 2014 ini, pengurus telah menerima dan mengesahkan pendaftaran 3 (tiga) orang dosen menjadi anggota baru. Berkaitan dengan keanggotaan ini, pengurus memegang teguh prinsip kesukarelaan. Pengurus memberikan pengertian pada calon anggota tentang keanggotaan di KOCIPTA ataupun di KOCIPTA Finance. Merespon keluhan dari beberapa warga kampus, pengurus memberikan kemudahan pada calon anggota untuk mengangsur setoran pokok maupun sertifikat modal koperasi. Setoran pokok dapat diangsur sebanyak 4 (empat) kali, masing-masing sebesar Rp. 500.000,-

Pembiayaan (Pinjaman) Pola Modal Penyertaan KSP KOCIPTA Finance

KOCIPTA memberikan modal penyertaan kepada KSP KOCIPTA Finance sebesar Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah). Strategi modal penyertaan ini merupakan salah satu cara sinergi yang dibangun antara KOCIPTA dengan KOCIPTA Finance, walaupun terpisah dalam kontek badan hukum koperasi. Sebagian Pengurus KOCIPTA berperan menjadi Pengawas KOCIPTA Finance. Pengawasan ini diantaranya ditujukan untuk mempertahankan visi pemberdayaan ekonomi umat yang telah dirintis oleh BMT KOCIPTA. Pada tutup buku tahun 2013 ini, keuntungan yang diperoleh dari KOCIPTA Finance sebesar Rp. 11.509.766,-.

Pembiayaan (Pinjaman) Pola Kemitraan Bank

Pada tanggal 23 April 2013 Pengurus menandatangani akad pembiayaan dengan BJBS Serang sebesar Rp. 3.000.000.000,-  (tiga milyar rupiah). Plafond pembiayaan tersebut sudah habis terserap pada pertengahan Oktober 2013. Selanjutnya pada tanggal 23 Oktober 2013 Pengurus KOCIPTA menandatangani akad plafond pembiayaan dengan BJB Syariah Cabang Serang sebesar Rp. 6.000.000.000,-  (enam milyar rupiah). Pada Januari 2014 plafond pembiayaan BJB Syariah mulai dapat dicairkan.  Pada tutup buku tahun 2013, nilai utang KOCIPTA ke BJB Syariah sebesar Rp. 4.900.223.700,-, sedangkan piutang anggota dari dana BJB Syariah itu sebesar Rp. 5.087.396.829,-.

Pada tanggal 22 Mei 2013 Pengurus menandatangani akad pembiayaan dengan Bank Victoria Syariah (BViS) Cabang Serang sebesar Rp. 2.000.000.000,-  (dua milyar rupiah). Plafond pembiayaan tersebut sudah habis terserap pada Januari 2014. Pada tutup buku tahun 2013, nilai utang KOCIPTA ke BViS sebesar Rp. 2.509.834.777,-, sedangkan piutang anggota dari dana BViS itu sebesar Rp. 2.565.510.797,-.

Jadi selama selama tahun 2013, Pengurus KOCIPTA telah menggulirkan pembiayaan untuk anggota lewat kemitraan dengan BJB Syariah Serang sebesar 3 (tiga) milyar rupiah dan dengan BViS Serang sebesar 2 (dua) milyar rupiah. Penyaluran pembiayaan tersebut kami dioptimalkan untuk usaha produktif anggota yang dilakukan sendiri ataupun difasilitasi sebagai modal unit usaha koperasi.

Pembangunan Ruko No. 4, 5, dan 6 Blok A (Komersil) Perumahan BIP

Pada tanggal 24 Januari 2014, kami secara resmi melakukan serah terima bangunan ruko Blok A (zona komersil) nomor 4, 5, dan 6 di Perumahan Banten Indah Permai (BIP) dari kontraktor CV Mutiara Sejati.  Bangunan tersebut 2/3 nya digunakan untuk minimarket KOCIPTA-Mart 4 dan sisanya disewakan. Bangunan tersebut menggunakan konstruksi rangka baja dengan kekuatan pondasi untuk 3 lantai. Namun saat ini baru dibangun lantai 1 saja. Direncanakan pada tahun yang akan datang, akan dibangun lantai 2 dan 3. Pembangunan lantai 2 dan 3 nantinya akan dimanfaatkan sebagai Kantor Pusat (Graha) KOCIPTA. Kemegahan bangunan milik KOCIPTA ini akan dapat disaksikan dari Jalan Tol menuju Merak dari Pintu Serang Timur.

Minimarket UNTIRTA-Mart

Selama tahun 2013 ini, penjualan dan keuntungan Untirta-mart mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada bulan aktif kuliah, trend penjualan Untirta-mart juga mengalami kenaikan yaitu September sampai Desember 2013 lebih besar dari Maret sampai Juni 2013. Hal ini mengindikasikan, bahwa pola perilaku konsumsi mahasiswa baru tahun 2013 telah bergeser ke Untirta-mart. Pada bulan Januari Februari ataupun Juli Agustus, saat mahasiswa tidak aktif kuliah, penjualan Untirta-mart tergerus hampir mencapai 50%. Pada tahun ini, Untirta-mart juga telah membangun kemitraan dengan berbagai unit kegiatan mahasiswa seperti kremov picture, TRAS, dan PRAMUKA. Untirta-mart beberapa kali mensponsori kegiatan pembinaan karakter mahasiswa.

Penjualan ke anggota pada tahun ini mengalami penurunan yang sangat signifikan, total penjualan ke anggota hanya sekitar 1%. Angka ini turun dibanding tahun 2012 yang mencapai 8% dari total sales. Semangat anggota untuk berbelanja ke Untirta-mart semakin menurun.  Pada tahun 2013 ini pengurus terpaksa melakukan pemindahan pintu Untirta-mart karena ada proyek pelebaran selasar masjid oleh Bagian Umum Untirta. Penjualan Untirta-mart juga mengalami penurunan drastis ketika proyek pelebaran itu tengah berlangsung.

Minimarket KOCIPTA-Mart Perumahan Persada Banten

Pada tahun 2013 ini, rata-rata penjualan tiap bulan naik sebesar 6% dibandingkan tahun 2012. Di lain pihak, penjualan dari anggota masih berada pada angka 2% dari total sales, seperti pada tahun 2012. Jadi peningkatan penjualan, diikuti dengan peningkatan partisipasi anggota untuk berbelanja. Pada awal tahun 2014 ini, Pengurus mulai menggulirkan program penjualan saham ke warga perumahan persada banten. Penguatan keterikatan warga setempat dengan aktifitas minimarket terus ditingkatkan.

Minimarket Kocipta GPA-Mart Perumahan Griya Permata Asri Kelurahan Dalung

Grand opening KOCIPTA GPA-Mart dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2013, ditandai oleh pengguntingan pita oleh Penasehat KOCIPTA (Rektor Untirta). Selama tahun 2013 ini, rata-rata penjulan setiap bulan sebesar Rp. 99.452.796,-. Terjadi trend peningkatan penjualan, sehingga pada bulan Januari 2014 ini telah mencapai angka Rp. 139.301.675,-.

Minimarket KOCIPTA-Mart 4 Perumahan Banten Indah Permai (BIP) Kelurahan Unyur

Grand opening KOCIPTA-Mart 4 BIP dilaksanakan pada tanggal 12 November 2013, ditandai oleh pengguntingan pita oleh Ketua Pengawas KOCIPTA (Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Untirta). Selama tahun 2013, rata-rata penjualan setiap bulan sebesar Rp. 89.240.512,-.

 

IV. LAPORAN KEUANGAN

Dalam Laporan Laba Rugi Per 31 Desember 2013, laba bersih sebesar Rp. 84.856.387,-  yang berimplikasi pada modal akhir sebesar Rp. 421.353.725. Pada Neraca, tertulis Aset Lancar sebesar Rp. 8.785.647.677,- dan Aset Tetap sebesar Rp. 1.675.289.193,-. Jadi Total Aset sebesar, Rp. 10.460.936.870-. Modal KOCIPTA sebesar Rp. 1.282.032.361,-  yang merupakan akumulasi dari setoran pokok, sertifikat modal, modal penyertaan dan simpanan anggota. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan komitmen para anggota untuk membangun usaha bersama. Detil laporan keuangan kami lampirkan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini.

V.   PENUTUP

Demikian laporan ini disusun, semoga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan koperasi. Kami sangat mengharapkan partisipasi produktif para anggota dalam rapat anggota tahunan (RAT) ke-5 ini.

Serang, 4 Februari 2014

Pengurus KOCIPTA

Ketua,                    Sekretaris,                  Bendahara,

Syihabudin           Abdul Fatah                Najmi Firdaus

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.